Teknik pencetakan 3D baru untuk merekayasa biofilm — ScienceDaily
Most Popular

Teknik pencetakan 3D baru untuk merekayasa biofilm — ScienceDaily

Anne S. Meyer, seorang profesor biologi di University of Rochester, dan kolaboratornya di Delft University of Technology di Belanda, baru-baru ini mengembangkan teknik pencetakan 3D untuk merekayasa dan mempelajari biofilm — komunitas mikroorganisme tiga dimensi, seperti bakteri yang menempel pada permukaan. Penelitian ini memberikan informasi penting untuk membuat bahan sintetis dan mengembangkan obat untuk melawan efek negatif dari biofilm.

Biofilm dapat berbahaya dan bermanfaat bagi manusia: dapat melapisi permukaan bahan dan benda, termasuk peralatan medis, dan menyebabkan infeksi, dan tahan terhadap banyak obat dan desinfektan. Namun, biofilm mampu mendegradasi bahan kimia beracun dan polutan lingkungan, membuatnya berguna di berbagai bidang seperti pengolahan air limbah.

Dalam penelitian terbaru mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Biologi Sintetis ACS, Meyer dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa biofilm yang direkayasa dapat berperilaku seperti yang alami. Para peneliti mengembangkan teknik pencetakan 3D yang memungkinkan mereka untuk merekayasa secara sintetis dan mempelajari biofilm yang terbuat dari Escherichia coli (E. coli) bakteri. Teknik ini akan memungkinkan para peneliti untuk mempelajari sifat-sifat biofilm dengan lebih baik sehingga mereka dapat memanfaatkan aspek-aspek menguntungkannya dan memerangi efek-efek berbahayanya.

“Makalah ini menunjukkan bahwa biofilm rekayasa kami dapat berperilaku seperti biofilm asli dalam banyak hal – termasuk menampilkan resistensi obat yang muncul – menjadikannya sistem model yang baik untuk pengembangan obat anti-biofilm,” kata Meyer.

Karya tersebut merupakan yang terbaru dari serangkaian upaya penelitian yang dipimpin oleh lab Meyer untuk mengembangkan bahan sintetis yang meniru alam. Bahan memiliki berbagai aplikasi di sektor energi, medis, teknologi, dan mode. Kelompok Meyer telah menggunakan bakteri untuk mengembangkan nacre dan graphene buatan dan juga telah mengembangkan teknik pencetakan 3D lainnya, termasuk teknik bioprinting baru untuk mencetak alga menjadi bahan fotosintesis yang hidup.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Universitas Rochester. Catatan: Konten dapat diedit untuk gaya dan panjangnya.

Posted By : togel hongkonģ